Ranting NU di Sumberagung Hidupkan Lailatul Ijtima Dengan kajian Kitab Kuning
Warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin memiliki cara tersendiri dalam berkumpul dan bersama dengan masyarakat sekitar. Acara dikemas dengan doa bersama dan musyawarah yang dikenal dengan lailatul ijtima.
Hal ini pula yang dilakukan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Sumberagung Sumberbaru Jember, pada Jum'at (28/1/2022) malam. Kegiatan rutin digelar malam Sabtu Kliwon dengan berpindah tempat, tergantung jamaah yang bersedia menjadi tuan rumah.
Rois Syuriah, Ustadz Ahmad Rosyidi menuturkan, bahwa kegiatan rutin dilakukan untuk memperkokoh rasa persatuan dan persaudaraan setiap Nahdliyin yang bergabung dalam lailatul ijtima. Selain itu sebagai bentuk rasa cinta kepada NU, serta agar diakui sebagai santri KH M Hasyim Asy'ari dan muassis yang lain.
"Secara bergiliran kegiatan ini berpindah-pindah ke rumah-rumah anggota. Dan kebetulan saat ini bertempat di kediaman Ust Junaidi, Dusun Banjarjo Timur, Sumberagung," katanya.
Acara dimulai dengan pembacaan tawassul kepada muassis NU dan sesepuh dari pihak tuan rumah dengan dipimpin Rais PRNU Sumberagung, Ustadz Ahmad Rosyidi . Kemudian dilanjutkan pembacaan Rotibul Haddad yang dipimpin Ust Muhlisin.
Acara doa dipimpin Kiai Barrizi, Beliau Kyai Sepuh di Dusun Banjarjo Timur. Setelah doa disi dengan kajian kitab kuning yang di sampaikan Rais PRNU Sumberagung, Ustadz Ahmad Rosyidi .
Pada kesempatan tersebut juga diisi dengan acara musyawarah yang dipimpin Ust. Musleh, yang dibahas diantaranya terkait evaluasi program PRNU Sumberagung dan Kartanu yang merupakan program nasional dari PBNU.
Penulis : Helsum
Comments
Post a Comment